Kamis, 12 Januari 2023

LEAD TUGAS UAS

 Bismillah...

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Blog ini disusun oleh Tsalsa Mausyaila Misbach dan di buat pada hari Selasa 16 November sampai dengan 11 Januari 2022.

Blog ini berisi 18 tulisan dengan tema dari keseluruhan isi Blog ini meliputi beberapa tulisan tentang komunikasi sebagai alat penting untuk bersosial dan untuk berbisnis. tulisan ini sederhana, mudah dimengerti, dan sangat bermanfaat untuk para pembaca nya. Dan juga memudahkan para pembaca yang ini menjadikan tulisan ini sebagai teks untuk menjadi referensi untuk memperbaiki komunikasi dengan sesama.

Salah satu contoh tulisan yang sudah sangat bermanfaat yakni tulisan yang berjudul '5 Metode Komunikasi Bisnis' bisa langsung di cek melalui link di bawah ini 

( https://tsalmausy.blogspot.com/2023/01/5-metode-komunikasi-bisnis.html ) 


Syukron...

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pentingnya Punya Kemampuan Komunikasi Publik


     

Dalam berkomunikasi publik harus akurat dan tepat. Pemilihan gaya komunikasi dan narasi harus disesuaikan dengan segmentasi masyarakat.Artinya, ketika berbicara dengan masyarakat yang heterogen, penting pemilihan kata-kata yang umum, mudah dipahami dan dicerna.Memanfaatkan jaringan komunikasi, media apa yang di gunakan, juga mengetahui segmentasi medianya.

Dalam memanfaatkan media perlu juga dipertimbangkan, menggodok pesannya sehingga ketika membuat orkestrasi informasi bisa lebih efektif.Pemanfaatan social media juga penting. Sekarang informasi tidak hanya disampaikan melalui televisi saja tapi juga media sosial.Gaya komunikasi di media sosial perlu dibedakan. Kemudian, sensitivitas perlu diketahui pejabat publik dan tim komunikasinya.

Pemerintah ketika ingin menyampaikan informasi perlu adanya kolaborasi.

Pesan tidak melulu disampaikan satu arah tapi bisa disampaikan dari seluruh bidang. Masyarakat  perlu memiliki digital literasi dan perlu memverifikasi pesan yang mana informasi publik, mana yang pelanggaran privasi.

Masyarakat perlu membekali diri dengan membaca informasi dan harus bisa mengekspresikan pendapat.

Dalam kehidupan sehari-hari kita tentu tidak bisa lepas dari komunikasi, karena komunikasi merupakan bagian terpenting dari interaksi manusia dan pasti akan terjadi. Karena manusia adalah makhluk sosial, artinya manusia tidak dapat hidup sendiri, manusia saling membutuhkan untuk saling bergantung satu sama lain. Oleh karena itu, komunikasi sangat penting dalam kehidupan kita. Salah satunya adalah komunikasi interpersonal. Dan komunikasi interpersonal itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu komunikasi verbal dan nonverbal.

Komunikasi interpersonal sangat penting untuk kita pelajari karena hampir semua aspek dalam kehidupan kita membutuhkan komunikasi. Hubungan yang kita bangun dengan orang lain baik itu teman, tetangga, atau keluarga semua bergantung pada keterampilan komunikasi kita untuk terlibat dalam percakapan yang memuaskan atau tidak memuaskan. Bahkan kedekatan kita dengan orang lain dapat dikembangkan, dipelihara, atau dihancurkan melalui interaksi interpersonal kita. Tidak hanya itu, dalam dunia bisnis, kemampuan komunikasi sangat penting untuk menunjukkan kesuksesan profesional kita. Karena keterampilan komunikasi verbal sangat penting digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi secara langsung kepada khalayak untuk menginformasikan maksud atau tujuan kita. Sedangkan komunikasi nonverbal berfungsi untuk meyakinkan apa yang kita ucapkan, untuk menunjukkan perasaan atau emosi yang tidak dapat diungkapkan dengan bahasa atau kata-kata, dan untuk menunjukkan identitas diri. Oleh karena itu, komunikasi verbal dan nonverbal saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Komunikasi verbal dan nonverbal bekerja sama dalam menafsirkan perilaku. Sehingga dapat terbentuk pemahaman yang benar.

Dengan mempelajari komunikasi interpersonal yang baik, kita dapat memiliki banyak manfaat diantaranya yaitu, dapat menghindari konflik yang terjadi dalam keluarga maupun yang terjadi dalam masyarakat luas. Karena salah satu tujuan dari komunikasi interpersonal adalah untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin terjadi di masyarakat. Komunikasi merupakan satu-satunya solusi untuk memecahkan berbagai masalah yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Komunikasi sangat efektif dalam mempermudah seseorang dalam memahami suatu pesan atau informasi, sehingga permasalahan yang kompleks seperti kesalahpahaman dapat dicegah dengan komunikasi interpersonal yang baik.

Manfaat lain yang didapat yaitu kita dapat membangun hubungan dengan orang lain, seperti bertukar pikiran, informasi dan keterampilan. Serta dapat membangun sikap saling menghargai dan belajar mempertimbangkan pendapat dan saran orang lain. Kita juga bisa mengekspresikan diri kita kepada orang lain dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berdampak negatif. Oleh karena itu, kita harus mempelajari komunikasi interpersonal dengan baik karena cara kita berkomunikasi akan menentukan bagaimana orang lain menilai kita secara pribadi. Penilaian orang lain terhadap kita akan membentuk identitas diri dan konsep diri. Sehingga kita tidak bisa menganggap komunikasi interpersonal sebagai masalah yang sepele atau tidak penting.

Dengan berbagai penjelasan di atas, saya sebagai penulis berharap agar generasi muda tidak memandang rendah komunikasi interpersonal. Kita harus bersungguh-sungguh dalam mempelajari komunikasi interpersonal yang baik dan benar.

 

Komunikasi Publik & Komunikasi Massa

 Komunikasi publik  (public communication) adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah besar orang (khalayak), yang tidak bisa dikenali satu persatu. Komunikasi demikian sering juga disebut pidato, ceramah, atau kuliah (umum). Komunikasi publik biasanya berlangsung lebih formal dan lebih dari sulit dari pada komunikasi antar pribadi atau komunikasi kelompok, karena komunikasi publik menuntut persiapan pesan yang cermat, keberanian dan kemampuan menghadapi sejumlah besar orang.

pengertian publik dan penerapannya
Ciri-ciri komunikasi publik adalah :

Terjadi di tempat umum (publik), misalnya di auditorium, kelas, tempat ibadah (masjid, gereja) atau tempat lainnya yang di hadiri sejumlah besar orang,  merupakan peristiwa sosial yang biasanya telah direncanakan alih-alih peristiwa relatif informal yang tidak terstruktur,  terdapat agenda, beberapa orang ditunjuk untuk menjalankan fungsi-fungsi khusus,  seperti memperkenalkan pembicara, dan sebagainya,  acara-acara lain mungkin direncanakan sebelum atau sesudah ceramah disampaikan pembicara. Komunikasi publik sering bertujuan memberikan penerangan, menghibur, memberikan penghormatan, atau 1.    Publik internal dan publik eksternal
2.    Publik primer, sekunder, dan marjinal
3.    Proponent (publik yang memihak), opponent (publik yang menentang), dan uncommitted yang berarti publik yang tidak peduli. Sebagai perbandingan, saat suatu perusahaan memiliki 40 dari 50 karyawan yang uncommitted maka perusahaan dapat dikatakan “tidak sehat”.
4.    Mayoritas diam (silent majority) dan minoritas vokal (vocal minority)

 

Pengertian Komunikasi Massa adalah bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (Media) dalam menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, berjumblah banyak, terpencar, sangat heterogen dan menimbulkan efek tertentu. Selain itu pesan yang disampaikan cenderung terbuka dan mencapai khalayak dengan serentak. Menurut Charles R. Wright menyatakan komunikasi massa berfungsi untuk kegiatan penyelidikan (surveillance), kegiatan mengkorelasikan, yaitu menghubungkan satu kejadian dengan fakta yang lain dan menarik kesimpulan, selain itu juga berfungsi sebagai sarana hiburan.

 Definisi Komunikasi massa adalah suatu proses dimana media menyebarkan pesan ke publik secara luas dan pada sisi lain diartikan sebagai bentuk komunikasi yang ditujukan pada sejumblah khalayak yang tersebar, heterogen, anonim, melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat.

 

 

7c852ae81dcbd9ad63496266f-6673

Karakteristik Komunikasi Massa

Ciri- ciri dan karakteristik komunikasi massa meliputi sifat dan unsur yang tercakup didalamnya (Suprapto, 2006 : 13). Adapun karakteristik komunikasi massa adalah :

  1. Sifat komunikan, yaitu komunikasi massa yang ditujukan kepada khalayak yang jumblahnya relatif besar, heterogen, dan anonim. Jumblah besar yang dimaksudkan hanya dalam periode waktu yang singkat saja dan  tidak dapat diukur, beberapa total jumblahnya. Bersifat heterogen berarti khalayak bersifat berasal dari latar belakang dan pendidikan, usia, suku, agama, pekerjaan,. Sehingga faktor yang menyatukan khalayak yang heterogen ini adalah minat dan kepentingan yang sama. Anonim berarti bahwa komunikator tidak mengenal siapa khalayaknya, apa pekerjaannya, berapa usianya, dan lain sebagainya.
  2. Sifat media massa, yaitu serempak dan cepat. Serempak (Simultanety) berarti bahwa keserempakan kontak antara komunikator  dengan komunikan yang demikian besar jumblahnya. Pada saat yang sama, media massa dapat membuat khalayak secara serempak dapat menaruh perhatian kepada pesan yang disampaikan oleh komunikator. Selain itu sifat dari media massa adalah cepat(rapid), yang berarti memungkinkan pesan yang disampaikan pada banyak orang dalam waktu yang cepat.
  3. Sifat pesan, Pesan yang disampaikan melalui media massa adalah bersifat umum (Public). Media massa adalah sarana untuk menyampaikan pesan kepada khalayak, bukan untuk kelompok orang tertentu. Karena pesan komunikasi melalui media massa sifatnya umum, maka lingkungannya menjadi universal tentang segala hal, dan dari berbagai tempat di seluruh dunia. Sifat lain dari pesan melalui media massa adalah sejenak (Transient), yaitu hanya untuk sajian seketika saja.
  4. Sifat komunikator, karena meida massa merupakan lembaga organisasi, maka komunikator dalam komunikasi massa, seperti wartawan, utradara, penyiar, pembawa acara, adalah komunikator yang terlembagakan. Media massa merupakan organisasi yang rumit, pesan-pesan yang disampaikan kepada khalayak adalah hasil kerja kolektif, oleh sebap itu, berhasil tidaknya komunikasi massa ditentukan oleh berbagai faktor yang terdapat dalam orginisasi massa.

 

 

Sifat atau efek yang ditimbulkan pada komunikan tergantung pada tujuan komunikasi yang dilakukan oleh para komunikator. Apakah tujuannya agar komunikan hanya sekedar tahu saja, atau komunikan berubah siap dan pandangannya, atau komunikan dapat berubah tingkah lakunya, bahkan komunikan hanya mengkonsumsi berita sesuai dengan kebutuhan yang ingin mereka dapatkan dari media, misalnya informasi tentang tempat liburan di akhir pekan, tempat olahraga yang tepat untuk menyegarkan tubuh, serta berbagai informasi kuliner yang dapat memanjakan lidah, atau infomasi pasar tentang perkembangan berbagai harga untuk komoditi atau barang tertentu.

 

Fungsi Komunikasi Massa

Menurut Cangara, komunikasi tidak hanya diartikan sabagai pertukaran berita atau pesan, tetapi juga sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai pertukaran data, fakta, dan ide (Winardono, 2006 : 57). Komunikasi massa dapat berfungsi untuk :

  1. Informasi, yaitu kegiatan untuk mengumpulkan, menyimpan data, fakta, opini,  pesan, komentar,  sehingga  orang  bisa  mengetahui  keadaan yang
  2. Sosialisasi, yakni menyediakan dan mmengajarkan ilmu pengetahuan bagaimana orang bersikap sesuai dengan nilai-nilai yang ada, serta bertindak sebagai anggota masyarakat secara efektif.
  3. Motivasi, mendorong orang untuk mengikuti kemajuan orang lain melalui apa yang mereka baca, lihat, dengar, melalui media massa.
  4. Bahan diskusi, yaitu menyediakan informasi untuk mencapai persetujuan dalam hal perbedaan pendapat mengenai hal-hal yang menyangkut orang banyak.
  5. Pendidikan, yaitu dengan menyajkan informasi yang mengandung nilai edukasi, sehingga membuka kesempatan untuk memperoleh pendidikan secara informal.
  6. Memajukan kebudayaan, media massa menyebarluaskan hasil-hasil kebudayaan melalui pertukaran siaran radio, televisi, atau media cetak. pertukaran ini memungkinkan penigkatan daya kreativitas  guna memajukan kebudayaan nasional masing-masing negara,  serta memperkuat kerjasama masing-masing negara.
  7. Hiburan, media massa adalah sarana yang banyak menyita waktu luang semua golongan usia, dengan difungsikannya sebagai alat hiburan dalam rumah tangga. Sifat estetikanya dituangkan dalam bentuk lagu, lirik,  bunyi, gambar, dan bahasa, membawa orang pada situasi menikmati hiburan seperti halnya hiburan lain.
  8. Integrasi, yaitu banyaknya negara-negara didunia dewasa ini diguncang oleh kepentingan-kepentingan tertentu, karena perbedaan etnis dan ras. Komunikasi sepert satelit dapat digunakan untuk menghubungkan perbedn-perbedaan itu dalam memupuk dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Komunikasi Publik vs Komunikasi Massa

Komunikasi Publik sering pula disebut sebagai komunikasi massa (mass communication), meski komunikasi massa lebih spesifik, yakni komunikasi melalui media massa (communicating with media).

Komunikasi publik lebih luas daripada komunikasi massa. Komunikasi massa ”hanya” menggunakan media massa, seperti suratkabar, majalah, website, radio, dan televisi. Komunikasi publik lebih luas lagi.

 

Selain menggunakan media massa, komunikasi publik juga menggunakan e-mail, blog, jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, Yahoo Messengger, Handphone (SMS), dan medium lain yang bisa menjangkau khalayak luas/banyak seperti aksi demo, seminar, diskusi, dan sebagainya.

Jadi, komunikasi publik merupakan kombinasi antara hubungan dengan media masa (media relations), jangkauan komunitas (community outreach), komunikasi krisis (crisis communication), relasi pelanggan (customer relations), perencanaan acara (event planning), komunikasi risiko (risk communication).

Komunikasi Publik adalah penyampaian pesan (message), berupa ide atau gagasa, informasi, ajakan, dan sebagainya kepada orang banyak.

Mengambil keputusan

 Seperti kita ketahui Pengambilan keputusan harus dilandasi oleh prosedur dan teknik serta didukung oleh informasi yang tepat (accurate), benar (reliable) dan tepat waktu (timeliness). Ada beberapa landasan yang digunakan dalam pengambilan keputusan yang sangat bergantung dari permasalahan itu sendiri. Menurut George R.Terry dan Brinckloe disebutkan dasar-dasar pendekatan dari pengambilan keputusan yang dapat digunakan yaitu :

  1. Intuisi

mempertajam-intuisi[1]

Pengambilan keputusan yang didasarkan atas intuisi atau perasaan memiliki sifat subjektif sehingga mudah terkena pengaruh. Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi ini mengandung beberapa keuntungan dan kelemahan.

Keuntungan :

  1. waktu yang digunakan untuk mengambil keputusan relatif lebih pendek
  2. untuk masalah yang pengaruhnya terbatas, pengambilan keputusan ini akan memberikan kepuasan pada umumnya
  3. kemampuan mengambil keputusan dari pengambil keputusan itu sangat berperan, dan itu perlu dimanfaatkan dengan baik.

Kelemahan:

  1. Keputusan yang dihasilkan relatif kurang baik.
  2. Sulit mencari alat pembandingnya, sehingga sulit diukur kebenaran dan keabsahannya.
  3. Dasar-dasar lain dalam pengambilan keputusan seringkali diabaikan.

 

  1. Pengalaman

 

experience

Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman memiliki manfaat bagi pengetahuan praktis, karena pengalaman seseorang dapat memperkirakan keadaan sesuatu, dapat diperhitungkan untung ruginya terhadap keputusan yang akan dihasilkan. Orang yang memiliki banyak pengalaman tentu akan lebih matang dalam membuat keputusan akan tetapi, peristiwa yang lampau tidak sama dengan peristiwa yang terjadi kini.

 

  1. Fakta

Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dapat memberikan keputusan yang sehat, solid dan baik. Dengan fakta, maka tingkat kepercayaan terhadap pengambilan keputusan dapat lebih tinggi, sehingga orang dapat menerima keputusan-keputusan yang dibuat itu dengan rela dan lapang dada.

 

  1. Wewenang

 

leadership-versus-management-21

Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang biasanya dilakukan oleh pimpinan terhadap bawahannya atau orang yang lebih tinggi kedudukannya kepada orang yang lebih rendah kedudukannya. Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan :

  1. Kebanyakan penerimaannya adalah bawahan, terlepas apakah penerimaan tersebut secarasukarela ataukah secara terpaksa
  2. Keputusannya dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama
  3. Memiliki daya autentisitas yang tinggi

Kelemahan:

  1. Dapat menimbulkan sifat rutinitas
  2. Mengasosiasikan dengan praktik diktatorial
  3. Sering melewati permasalahan yang seharusnya dipecahkan sehingga dapat menimbulkan kekaburan

 

  1. Logika

Pengambilan keputusan yang berdasarkan logika ialah suatu studi yang rasional terhadap semuan unsur pada setiap sisi dalam proses pengambilan keputusan. Pada pengambilan keputusan yang berdasarkan rasional, keputusan yang dihasilkan bersifat objektif, logis, lebih transparan, konsisten untuk memaksimumkan hasil atau nilai dalam batas kendala tertentu, sehingga dapat dikatakan mendekati kebenaran atau sesuai dengan apa yang diinginkan.

logika

Pada pengambilan keputusan secara logika terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

  1. kejelasan masalah
  2. orientasi tujuan : kesatuan pengertian tujuan yang ingin dicapai
  3. pengetahuan alternatif : seluruh alternatif diketahui jenisnya dan konsekuensinya
  4. preferensi yang jelas : alternatif bisa diurutkan sesuai kriteria
  5. hasil maksimal : pemilihan alternatif terbaik didasarkan atas hasil ekonomis yang maksimal

 

Selain itu ada juga beberapa faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan yaitu :

  • Internal Organisasi seperti ketersediaan dana, SDM, kelengkapan peralatan, teknologi dsb.
  • Eksternal Organisasi seperti keadaan sosial politik, ekonomi, hukum,dsb.
  • Ketersediaan informasi yang diperlukan
  • Kepribadian dan kecapakan pengambil keputusan
Karakteristik pengambilan keputusan

Seorang pengambil keputusan memiliki karakter/ watak yang sangat berbeda-beda, ada yang cepat dan ada juga yang hati-hati dalam bertindak, sehingga dia lebih mengedepankan resiko yang akan terjadi. Seperti kita ketahui pengambil keputusan harus mampu memberi pengaruh besarbagi setiap keputusan yang dibuatnya, sehingga suatu keputusan akan lebih memiliki mutu, apabila dibuat berdasarkan karakter dari pembuat keputusan tersebut, dan keputusan tersebut nantinya akan bisa diterima banyak orang. Adapun seorang pengambil keputusan biasanya memiliki pertimbangan dalam mengambil keputusan tergantung karakter individu masing-masing, seperti contohnya :

  1. Takut dengan resiko yang akan terjadi (Risk avoider)

 

bingung

Karakteristik ini dimana seorang pengambil keputusan lebih cenderung berhati-hati dalam melakukan pengambilan sebuah keputusan. Karena bisa saja keputusan yang dia ambil justru akan berdampak negatif bagi semua pihak, dan akan menghancurkan karir dari pengambil keputusan tersebut, dan sebaliknya apabila keputusan ini berhasil akan berdampak sangat baik bagi anggotanya. Penganut risk avoider ini cenderung lebih sulit untuk memimpin dan lebih sering menjadi pengikut kebijakan yang sudah ada.

 

  1. Sangat berhat-hati dengan resiko ( Risk Indefference )

 

070766400_1443427260-deciding-if-atlanta-breast-revision-surgery-is-right-for-you

Penganut karakteristik ini adalah seorang pengambil keputusan yang sangat berhati-hati dengan resiko yang ada, sehingga dia sangat menghitung betul apa dampak positif dan negatif yang akan terjadi apabila keputusan tersebut diambil olehnya, biasanya tipe ini diterapkan pada saat kita berjualan atau berbisnis.

 

  1. Suka dengan resiko ( Risk Seeker )

 

mengambil-resiko-usaha-270x260

Karakteristik ini adalah pengambil keputusan yang sangat berani, karena semakin tinggi tingkat resiko yang mereka terima akan semakin besar juga keuntungannya. Jadi mereka yang memilliki karakter ini lebih suka berspekulasi, dan itu juga yang bisa membuat mereka selalu ingin menjadi pemimpin dan bukan menjadi pekerja.

Dari semua karakteristik dapat kita seimpulkan bahwa Risk Seeker sangat mendominasi jika dilihat dari resikonya, akan tetapi seorang yang berani berspekulasi adalah orang yang akan menjadi pemipin yang sesungguhnya, karena mereka cenderung lebih tegas dalam mengambill keputusan.

Faktor-Faktor Penghambat Komunikasi Efektif

 Ada beberapa faktor yang menjadi hambatan dalam komunikasi efektif. Permasalahan utama dalam komunikasi efektif terletak pada kemampuan komunikator maupun komunikan saat menyampaikan dan menyerap pesan. Dalam jurnal Importance of Effective Communication Strategies to Improve Workplace Communication, Shruti Shrivastava dan Vineeta Prasad memaparkan beberapa faktor penghambat komunikasi efektif.

  • Penggunaan kata/frasa abstrak. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kurangnya komunikasi efektif adalah penggunaan kata-kata abstrak. Abstraksi dalam ekspresi menciptakan kebingungan dan ambiguitas dalam percakapan.
  • Kurangnya penggunaan kata-kata spesifik. Faktor ini juga merupakan hambatan penting dalam komunikasi secara efektif dan mengarah pada kebingungan dalam berbicara.
  • Kurangnya menggunakan nada yang tepat saat menyampaikan pesan. Satu kata dapat diucapkan dalam berbagai nada yang menimbulkan arti beragam. Nada yang tidak sesuai dengan konteks percakapan yang kita maksud dapat menimbulkan kesalahpahaman dan menjadikan komunikasi tidak efektif.
  • Penggunaan kosakata yang berulang saat berbicara. Faktor ini merupakan masalah umum sebagian besar pembicara yang bisa mengganggu komunikasi efektif. Pada kasus ini, komunikator tidak menggunakan semua kata dari bank kosakata mereka sendiri dalam komunikasi sehingga menyebabkan kualitas informasi yang dihasilkan buruk.
  • Pelafalan yang lemah juga merupakan faktor besar yang mempengaruhi kelancaran berbicaraPengaruh aksen lokal, gaya bicara daerah, dan kekakuan lidah dapat menjadi beberapa faktor yang menghambat komunikasi efektif.
  • Ketidakmampuan untuk mengklarifikasi informasi. Selama pertemuan dan diskusi, penting untuk memahami informasi lengkap yang sedang dibahas. Kita perlu menggali lagi atau menelisik untuk memastikan informasi yang kita terima dari pembicara tidak terdistorsi. Teknik mengklarifikasi ini adalah salah satu kunci keberhasilan komunikasi efektif yang bisa membantu komunikan memahami pesan dengan tepat.
  • Ketidakmampuan parafrase. Parafrase adalah strategi yang sangat penting yang digunakan dalam diskusi untuk mencapai komunikasi efektif. Ini adalah kemampuan menyampaikan kembali informasi yang kita terima dari pembicara selama interaksi dengan jelas. Ketidakmampuan untuk memparafrasekan pesan dan mengkonfirmasi dengan pembicara adalah salah satu masalah utama dalam komunikasi efektif.


Teknik parafrase akan memungkinkan pendengar untuk memahami isu-isu kunci lebih baik dan pembicara juga memahami bahwa pesannya telah diterima sepenuhnya atau tidak. Saat mendengarkan komunikan menuturkan parafrasenya, pembicara selalu dapat mengisi informasi yang hilang dan mencapai kejelasan yang lebih baik dalam komunikasi satu sama lain.

Menerapkan Komunikasi Efektif dalam Kehidupan Bersosia

 

Komunikasi Efektif – Grameds pasti pernah mengalami pertikaian dalam suatu percakapan. Mungkin perbedaan pendapat atau perselisihan adalah hal yang dirasa wajar selama manusia menerapkan kehidupan bersosial. Namun, ini juga bisa menjadi pertanda bahwa kita kurang menerapkan komunikasi yang efektif.

Proses komunikasi yang tidak efektif membuat pesan yang disampaikan sulit dimengerti oleh penerima pesan. Tak jarang kesalahpahaman terjadi selama proses komunikasi bahkan memicu konflik antara pengirim pesan dan penerima pesan sehingga membuat komunikasi di kemudian hari menjadi terhambat. Lalu, bagaimana cara mengatasi hal ini?

Komunikasi efektif adalah proses transmisi ide, pemikiran, atau informasi dari pengirim pesan (komunikator) kepada penerima pesan (komunikan) yang menghasilkan hubungan atau timbal balik positif bagi kedua belah pihak. Komunikasi efektif ditandai dengan tercapainya tujuan melalui proses komunikasi yang dilakukan. Selain itu pemahaman akan informasi yang diterima dan umpan balik menjadi salah satu indikator penting terwujudnya komunikasi efektif.

Komunikasi efektif menggabungkan serangkaian keterampilan termasuk komunikasi nonverbal, mendengarkan dengan penuh perhatian, kemampuan untuk mengelola stres pada saat komunikasi berlangsung, dan kapasitas untuk mengenali dan memahami emosi diri sendiri maupun orang yang kita ajak berkomunikasi.

Untuk itu, komunikasi efektif membutuhkan seorang komunikator yang mampu menyampaikan informasi secara natural dan komunikan yang menerima informasi secara aktif. Kedua hal tersebut terkesan dilakukan secara spontan tapi sesungguhnya didasari dengan metode komunikasi yang efektif.



Manfaat Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif dapat meningkatkan kualitas hubungan di rumah, tempat kerja, dan dalam situasi sosial dengan memperdalam ikatan kita dengan orang lain. Komunikasi efektif juga memperkuat kerja tim, kemampuan pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah. Ini memungkinkan kita untuk mengkomunikasikan pesan negatif atau sulit tanpa menimbulkan konflik atau merusak kepercayaan.

Berbagai studi menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif adalah dasar yang harus dibangun oleh setiap organisasi terlepas dari ukuran dan strukturnya. Komunikasi yang efektif juga sangat penting untuk mencapai sebuah tujuan organisasi.

Komunikasi efektif yang tepat sasaran dan tepat guna tentu akan menunjang keberlangsungan suatu organisasi. Dengan mendukung terciptanya komunikasi yang efektif antar individu di suatu organisasi, produktivitas kerja atau profesionalitas dapat meningkat.

Berikut adalah beberapa manfaat yang didapat apabila suatu organisasi atau perusahaan bisa menerapkan komunikasi efektif.

1. Meningkatkan kepuasan kerja

Komunikasi efektif yang terus didukung pelaksanaannya di tempat kerja dapat membantu dalam membangun loyalitas dan kepercayaan yang pada akhirnya berkontribusi pada kepuasan kerja yang lebih besar. Survei juga menunjukkan bahwa organisasi yang mendorong komunikasi yang terbuka antara atasan dan bawahan dapat menekan siklus pergantian karyawan.

2. Meningkatkan produktivitas kerja

Ketika pekerja dalam suatu organisasi mampu menerapkan komunikasi efektif maka potensi konflik akan berkurang. Komunikasi efektif di tempat kerja juga dapat membantu memperjelas informasi. Hal tersebut sangat mempengaruhi kinerja seseorang di tempat kerja.

3. Kemajuan profesional

Komunikasi efektif mendorong agar konflik yang terjadi selama proses komunikasi diselesaikan secara terbuka dan sesegera mungkin. Upaya positif ini mengarahkan pada pertumbuhan individu untuk menjadi pribadi yang profesional.

5 Metode Komunikasi Bisnis

Apa saja ya metode-metode yang dilakukan dalam komunikasi bisnis? Temukan informasi lengkapnya di bawah ini, yuk! Selamat membaca!

Komunikasi Bisnis Langsung (Tatap Muka)

Komunikasi langsung atau tatap muka (in-person atau face-to-face) adalah metode komunikasi yang paling umum dan cenderung paling disukai. Dalam komunikasi tatap muka, cara yang dilakukan misalnya lewat meeting atau konferensi tatap muka.

Dalam situasi komunikasi tatap muka, skill komunikasi secara langsung yang baik sangat dibutuhkan. Bahkan, skill yang dimaksud tak hanya mencakup skill lisan atau verbal, tapi juga non-verbal seperti bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Bahkan, skill non-verbal tersebut sama pentingnya dengan skill verbal, lho!

Komunikasi Lewat Email

Seiring dengan perkembangan teknologi, email menjadi sistem komunikasi yang semakin umum digunakan dalam bisnis. Kemudahan dan kepraktisannya adalah beberapa alasan mengapa email menjadi salah satu metode komunikasi bisnis yang paling disukai.

Ditambah lagi, komunikasi lewat email juga bisa meningkatkan efisiensi kerja. Sebab, pesan di dalam email bisa dikirim dan dijawab dengan cepat. Karena itu metode ini bisa jadi pengganti meeting formal, terutama untuk diskusi.

Online Conference

Perkembangan teknologi di bidang komunikasi juga memengaruhi dunia bisnis. Salah satu buktinya adalah penggunaan online conference sebagai pengganti komunikasi tatap muka, seperti meeting, presentasi bisnis, konferensi, seminar, hingga training karyawan.

Ditambah lagi, berbagai platform penyedia layanan online conference saat ini juga sudah menyediakan beragam fitur untuk memudahkan komunikasi. Contohnya fitur berbagai file, berbagi layar (screen share), percakapan real-time, perekaman meeting, dan sebagainya.

Metode yang satu ini jadi semakin relevan seiring dengan perubahan kultur bisnis zaman sekarang. Pasalnya, sekarang ini makin banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan lokasi kerja fleksibel, sehingga karyawan juga bisa bekerja secara remote atau dari jarak jauh. Jadi, tim tetap bisa berkoordinasi dengan efektif meskipun tidak semuanya datang ke kantor.

Di samping itu, metode yang satu ini juga sangat efektif bagi perusahaan yang memiliki cabang di beberapa tempat. Dengan begitu, apabila sewaktu-waktu perusahaan perlu melakukan meeting dengan kantor-kantor cabang lainnya, meeting bisa langsung dilakukan tanpa mengeluarkan banyak waktu maupun biaya, seperti biaya transportasi, sewa lokasi meeting, dan biaya-biaya lainnya.

Komunikasi Tertulis

Meskipun sudah hadir media komunikasi lain yang lebih modern, media komunikasi tertulis masih umum digunakan. Jenis metode komunikasi yang satu ini cenderung lebih formal dan mendetail dibandingkan metode-metode lainnya.

Beberapa contoh metode tertulis dalam komunikasi bisnis misalnya surat formal, brosur, poster, proposal, dan memo. Meski demikian, metode tertulis ini tidak harus selalu dalam bentuk cetak (print-out), sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Metode Lainnya

Selain keempat metode komunikasi dalam bisnis di atas, masih ada juga metode-metode lain yang sudah banyak diadopsi. Salah satunya adalah sistem instant messaging, seperti melalui WhatsApp atau Telegram.

Penggunaan platform tersebut bahkan semakin wajar ditemukan dalam bisnis. Sebab, instant messaging alias perpesanan instan bisa mempermudah karyawan dalam berkomunikasi, bahkan di luar kantor sekalipun. Penggunaan instant messaging juga jauh lebih cepat, terutama karena pengirim maupun penerima pesan bisa berkomunikasi tanpa menunggu terlalu lama.

Itu dia 5 metode komunikasi bisnis yang umum Anda temukan saat ini. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Strategi Komunikasi Internal dalam Perusahaan

 Setiap petinggi perusahaan tentu tahu jika ingin menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, harus memiliki strategi komunikasi yang tepat. Karena bagaimanapun, komunikasi sangat penting dalam kehidupan, terutama di dalam perusahaan yang melibatkan banyak orang. Jika komunikasi yang terjalin tidak baik, kondisi kerja juga bakal memburuk.

Komunikasi yang berkaitan dengan klien atau pihak di luar perusahaan, tentu ada divisi Public Relations (PR) atau Hubungan Masyarakat (Humas) yang bertanggung jawab. Lantas bagaimana dengan urusan komunikasi di dalam perusahaan atau komunikasi internal? Tentu diperlukan sejumlah strategi khusus agar bisa membuat situasi lingkungan kerja menyenangkan.

Startegi Komunikasi Internal

Hanya saja kalau bicara komunikasi di dalam perusahaan yang melibatkan seluruh karyawan, manajer divisi, hingga jajaran direksi, tentu saja berbeda dengan komunikasi sehari-hari yang Anda lakukan. Bahkan biasanya, jenis komunikasi seperti ini lebih bersifat formal. Bahkan, ada yang menyebutnya cuma berupa propaganda diplomasi untuk para pegawai dari petinggi perusahaan.

Padahal faktanya, komunikasi internal tidaklah demikian karena kegiatan ini bertujuan agar pekerja mengetahui informasi dan harapan dari para petinggi, supaya bisa bekerja dalam satu paham yang sama, masing-masing individu di dalam perusahaan perlu memahami gaya komunikasi. Tentu untuk mewujudkannya, dibutuhkan strategi yang tepat agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh pihak.

Strategi Komunikasi yang Tepat di dalam Perusahaan

Hanya saja kalau bicara komunikasi di dalam perusahaan yang melibatkan seluruh karyawan, manajer divisi, hingga jajaran direksi, tentu saja berbeda dengan komunikasi sehari-hari yang Anda lakukan. Bahkan biasanya, jenis komunikasi seperti ini lebih bersifat formal. Bahkan, ada yang menyebutnya cuma berupa propaganda diplomasi untuk para pegawai dari petinggi perusahaan.

Padahal faktanya, komunikasi internal tidaklah demikian karena kegiatan ini bertujuan agar pekerja mengetahui informasi dan harapan dari para petinggi, supaya bisa bekerja dalam satu paham yang sama, masing-masing individu di dalam perusahaan perlu memahami gaya komunikasi. Tentu untuk mewujudkannya, dibutuhkan strategi yang tepat agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh pihak.

Strategi Komunikasi yang Tepat di dalam Perusahaan

Dalam menjalankan komunikasi di dalam perusahaan, sebetulnya teknisnya bisa dilakukan bermacam-macam. Ada yang melalui rapat besar melibatkan seluruh karyawan hingga direksi, atau mengirimkan newsletter lewat email. Supaya bisa memperoleh manfaatnya dengan maksimal, berikut beberapa strategi komunikasi di dalam perusahaan yang bisa diterapkan:

  • Lakukan komunikasi secara dua arah dan terapkan komunikasi asertif sehingga para pekerja akan memiliki rasa saling memiliki dengan perusahaan karena mereka dilibatkan dalam kolaborasi dan diskusi dengan jajaran direksi
  • Selalu melakukan pembaruan untuk nilai-nilai perusahaan yang diinformasikan langsung ke seluruh karyawan. Jika perlu, perusahaan melakukan survei kecil-kecilan agar mengetahui perkembangan pemikiran dan keinginan karyawan 
  • Strategi Komunikasi Internal yang Tepat dalam Perusahaan
    • Manfaatkan teknologi mobile untuk berkomunikasi seperti aplikasi perpesanan online (WhatsApp, Line, Telegram) supaya komunikasi dalam perusahaan bisa makin kritis
    • Kurangi seremonial atau penyampaian pesan formal yang buang-buang waktu dan terlalu banyak. Lebih baik para petinggi mulai menyampaikan pesan secara singkat tapi rutin, agar pegawai cepat paham
    • Manfaatkan pegawai yang berpengaruh agar bisa menciptakan komunikasi yang baik. Sosok influencer di perusahaan ini memberikan informasi mengenai apa yang terjadi di kalangan pekerja, apa keinginan pekerja hingga kondisi nyata di tiap-tiap divisi perusahaan.
    • Berkomunikasi secara efektif untuk peningkatan efektivitas dan produktivitas perusahaan. Komunikasi efektif adalah pertukaran informasi, ide, perasaan yang menghasilkan perubahan sikap sehingga terjalin sebuah hubungan baik antara pemberi pesan dan penerima pesan. Pengukuran efektivitas dari suatu proses komunikasi dapat dilihat dari tercapainya tujuan si pengirim pesan

    Jika sejumlah strategi komunikasi di atas bisa diterapkan oleh perusahaan, tentu akan ada banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh. Melalui segudang manfaat itu, perusahaan bisa meningkatkan omzet bisnis

Manfaat Strategi Komunikasi Efektif di Dalam Perusahaan

 Pemimpin maupun seluruh jajaran pemangku jabatan dan pengambil keputusan di perusahaan sudah seharusnya menerapkan strategi komunikasi yang efektif di dalam perusahaan. Hal ini terkait dengan banyaknya manfaat strategi komunikasi efektif yang bisa didapatkan perusahaan itu sendiri. 

Maksudnya, pemimpin di dalam perusahaan perlu memiliki kepiawaian dalam hal berkomunikasi, karena dengan cara inilah Anda sebagai pemimpin menyampaikan sesuatu atau mengomunikasikan pekerjaan kepada karyawan. 

Komunikasi efektif dapat diartikan sebagai komunikasi antara dua orang atau lebih di mana pesan yang dimaksud berhasil disampaikan, diterima, dipahami, dan hasilnya adalah pencapaian target atau tujuan yang ditetapkan. Tak hanya mengurangi dampak konflik, komunikasi efektif juga menjadi faktor penting dalam menciptakan hubungan internal dan eksternal perusahaan, serta membangun suasana kerja yang kondusif dan nyaman bagi setiap individu di dalamnya.  

Manfaat Penerapan  Strategi Komunikasi Efektif

Karyawan Bisa Mendapatkan Informasi secara Langsung yang Meningkatkan Loyalitas

Tidak ada seorang pun yang merasa nyaman ketika menyadari kalau ada hal-hal tertentu yang dirahasiakan darinya, termasuk setiap individu di dalam perusahaan. Untuk itu, penerapan strategi komunikasi yang efektif, yang memungkinkan setiap karyawan mendapatkan informasi secara langsung, bukan dari pihak-pihak tertentu saja, maka mereka akan merasa dihargai karena bisa memperoleh hak atas informasi terbaru dari perusahaan secara langsung, mulai dari kebijakan, perubahan formasi karyawan, hingga tujuan bisnis.

Loyalitas Strategi Komunikasi Efektif

Dengan komunikasi yang seperti ini, karyawan pun merasa dilibatkan dalam keberlangsungan perusahaan, makin menghormati perusahaan, dan dapat meningkatkan loyalitas mereka. Apalagi kalau komunikasi yang dilakukan secara dua arah, para pegawai bisa menyampaikan ide dan kritik mereka untuk diskusi bersama dengan petinggi perusahaan.

Kolaborasi komunikasi ini jelas akan menciptakan saluran balik yang berdampak positif ke perusahaan. Seluruh pihak yang ada di dalam perusahaan akan tahu apa kesalahan mereka dan koreksi yang bisa dilakukan, agar bersama-sama terlibat aktif dalam kemajuan perusahaan.

Membangun Budaya Perusahaan dan Menciptakan Dimensi Baru

Setiap perusahaan tentu punya tradisi dan budaya sesuai aturan masing-masing. Agar bisa mewujudkannya, tentu komunikasi yang terjalin antar pegawai dan direksi haruslah tepat. Melalui pesan yang dikirimkan oleh direksi, karyawan akan tahu seperti apa aturan kerja dan akhirnya menciptakan situasi budaya yang baik di perusahaan.

Percayalah, tak selamanya karyawan itu senang disuruh dan diperintah. Mereka juga ingin didengarkan supaya pemikirannya berkembang dengan cara perusahaan menerapkan komunikasi dengan pendekatan mendengar secara aktif. Untuk itulah dengan komunikasi yang tepat, para pegawai ini bisa menciptakan dimensi baru atas pemahamannya pada perusahaan. Mereka akan yakin kalau kantor bukan hanya tempat bekerja, tapi juga berbagi pemikiran.

Mengurangi Konflik di Dalam Perusahaan

Komunikasi yang efektif dapat mengurangi dampak konflik dan kesalahpahaman antar karyawan, manajer dan karyawan, atau antara karyawan dan pelanggan. Konflik atau kesalahpahaman bisa terjadi karena ketidakmampuan dalam menerima dan memahami informasi yang disampaikan, atau bisa pula karena komunikasi yang buruk.

Penyebab lain terjadinya konflik, misalnya karena kegagalan untuk memahami kondisi atau kebutuhan emosi orang lain. Bisa jadi, mereka dalam kondisi merasa diabaikan atau tak didengar. Dampak konflik harus segera ditangani dengan menggunakan manajemen konflik yang tepat.

Itu sebabnya, penerapan strategi komunikasi yang efektif penting dilakukan di dalam perusahaan. Tujuannya, agar tiap-tiap orang dapat belajar mengidentifikasi situasi dan tahu caranya berkomunikasi untuk saling memahami, memiliki empati, dan mengenali kebutuhan emosional rekan kerja. Dengan pemahaman yang lebih baik, komunikasi dua arah dapat berjalan lebih efektif.

Konflik dalam Perusahaan

Menenangkan Karyawan

Ada kalanya perusahaan menghadapi masa sulit, seperti krisis yang berkepanjangan, produktivitas menurun, kerugian yang memberi dampak besar, dan sebagainya. Dalam kondisi ini, biasanya pegawai langsung bingung dan membicarakan nasib mereka. Contohnya seperti saat pandemi Covid-19 ini, banyak perusahaan yang gulung tikar karena kapasitas produksi berkurang.

Tentu sebelum ada keputusan apa pun dari pihak perusahaan terkait kondisi yang dihadapi, para pegawai perusahaan menjadi tidak tenang yang berakibat semakin menurunnya produktivitas kerja. Di sinilah letak pentingnya komunikasi di dalam perusahaan, karena bisa membuat para pegawai tetap tenang dan percaya apa yang dilakukan direksi akan tetap memberi kebaikan kepada mereka. 

Masih ada banyak sekali manfaat strategi komunikasi efektif di dalam perusahaan yang jika dilakukan dengan baik dan benar bisa memberi dampak positif bagi setiap individu maupun perusahaan sendiri. Untuk itulah, bangun komunikasi yang efektif di dalam perusahaan sehingga apa pun kondisi yang sedang dihadapi, bisa dikomunikasikan dengan baik, dan siapa tahu bisa sama-sama mencari solusi yang terbaik pula bagi semua pihak. 

Pelanggaran Etika Komunikasi