Selasa, 27 Desember 2022

FUNGSI KOMUNIKASI ISLAM DI ERA DIGITAL

 Istilah komunikasi atau dalam bahasa Inggris communication berasal dari kata Latin communication, dan bersumber dari kata communis yang berarti sama. Sama di sini yang dimaksud adalah sama makna. Jadi, kalau ada dua orang yang terlibat dalam komunikasi, misalnya dalam bentuk percakapan maka komunikasi akan terjadi atau berlangsung selama ada kesamaan makna mengenai apa yang dipercakapkan.

1. Fungsi Informasi

Informasi adalah kehidupan, karena sejak lahir seluruhperangkat untuk menyerap inforamsi seperti mata, telinga dan hati sebgai perangkat utama kehidupan sudah terpasang dan siap difungsikan. Selain alat penangkap informasi, Allah juga sudah menyiapkan perangkat untuk menyampaikan kembali informasi yang telah ditangkap kepada orang lain. Alat itu adalah lidah, dua bibir dan segala hal yang terkait. Prinsip dasar agama Islam dalam menyebarkan informasi adalah penutup rapat informasi yang tidak baik yang terkait dengan orang lain, terutama yang terkait dengan masalh pribadi. Islam melarang namimah atau mengungkapkan kejelekan orang lain, dan mengategorikan perbuatan ini sebagai salah satu dosa besar. Islam melarang orang yang bermimpi jahat untuk menyampaikan isi mimpinya kepada orang lain.              

   Bahakan orang yang bangga menyampaikan informasi tentang kejahatan yang dia lakukan termasuk orang yang tidak diampuni dosanya oleh Allah.14 Pandangan Islam menyebutkan informasi adalah pintu awal seseorang memiliki karakter tertentu, baik atau buruk. Ibnu Qayyim mengatakan bahwa karaktertidak terbentuk otomatis, tetapi melalui tahapan-tahapan. Pembentua karakter dimulai dengan langkah mengumpulkan informasi tentang makna pesan, lalu terbentuk persepsi, lalu muncul keinginan dan akhirnya melahirkan perbuatan. Perbuatan yang dilalukan secara berulang akan melahirkan karakter. Baik tidaknya suatu karakter tergantung dari input informasi yang masuk.

2. Fungsi Meyakinkan

     Fungsi meyakinkan artinya membuat ide, pendapat dan gagasan yang kita miliki bisa diterima oleh orang lain dengan senang hati dan tidak terpaksa. Bahkan bukan sekedar menerima dengan sukarela, mereka yang merasa mantap dengan penjelasan tersebut bisa menjadi pendukung ide itu. Fungsi meyakinkan dalam komunikasi Islam bisa dicapai di antaranya dengan metode hiwar (dialog) dan jidal (debat). 

    Hiwar dilakukan dengan suasana santai, saling mengemukakan pendapat dengan tenang, mungkin didalamnya juga terjadi tarik ulur dan akhirnya berujung kepada suatu kesepakatan mendukung ide bersama atau salah satu ide yang lebih baik. Adapun jidal biasanya lebih seru, kadang-kadang sampai panas dan masing-masing pada ngotot dengan pendapatnya. Orang yang menyampaikan ide cemerlang dengan alasan-alasan dan logika yang kuat biasanya menjadi pemenang dan idenya akan dijadikan rujukan.

3. Fungsi Mengingatkan 

    Lupa adalah sifat yang tidak bisa berpisah dari manusia. Sifat ini sudah ada sejak adanya manusia pertama, Adam as. Ibnu Mandzur dalam Lisan al-Arab mengatakan bahwa di antara rahasia penamaan manusia dengan istilah insan karena manusia memiliki sifat pelupa. Pendapat Ibnu Mandzur itu disandarkan kepada pemahaman Ibnu Abbas tentang QS. Thaha: 115 yang mengisahkan tentang sebab Adam melanggar perintah Allah untuk tidak memakan buah pohon al-Khuldi ternyata memakan buah tersebut dikarenakan lupa. Lupa didefinisikan sebagai ketidakmampuan mengingat kembali suatu hal yang diperlukan pada saat yang di inginkan. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab lupa dan kita memerlukan metode untuk mencegah agar kita tidak mudah lupa atau untuk memperkuat ingatan.

    Di antara masalah yang paling banyak dilupakan dan dilalaikan oleh manusia adalah masalah agama. Itulah sebabnya kenapa Islam memerintahkan kepada penganutnya untuk mengulang-ulang suatu ucapan atau perbuatan, terutama dalam masalah-masalah krusial. Dakwah agama adalah salah satu cara untuk menginformasikan kepada manusia agar selalu ingat tentang tujuan hidup dan bagaimana mengisi hidup sebenarnya. Dan metode komunikasi dalam dakwah yang paling cocok untuk merealisasikan fungsi mengingatkan adalah metode tadzkir dan indzar.

4. Fungsi Memotivasi

     Manusia dalam hidupnya memerlukan charge karena semangat hidup manusia secara umum tidak stabil. Charge itu disebut dengan motivasi. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan mtoivasi hidup seseorang menjadi tidak stabil. Menurut al-Kirmani, penurunan kualitas manusia itu bsa disebabkan oleh tiga faktor, yaitu : jiwa, fisik dan eksternal. Adapun jiwa tergantung dari kekuatan yang dimiliki manusia yaitu kekuatan akal, kekuatan marah, dan kekuatan syahwat. Hamm (galau dengan masa depan) dan Hazn (sedih dengan masa lalu) adalah dua penyakit yang menyerang akal. Jubn (pengecut) adalah penyakit yang menyerang kekuatan marah. Sedangkan Bukhl (bakhil) adalah penyakit yang menyerang kekuatan syahwat. Adapun yang melemahkan kekuatan fisik adalah penyakit 'Ajaz (merasa tidak punya potensi) dan Kasal (malas, padahal mampu). 

    Sedangkan pengaruh eksternal yang membuat manusia kehilangan potensi adalah lilitan hutang dan berada dibawah tekanan orang lain. Hutang membuat orang menjadi lemah, dan berada dibawah tekanan orang lain membuat kehilangan harga diri.18 Mengucapkan secara berulang-ulang setiap pagi dan petang tentang halhal yang hendak kita hindari atu hal-hal yang seharusnya kita lakukan adalah metode komunikasi antara manusia dengan Tuhannya dan dengan dirinya sendiri untuk membuang penyakit-penyakit mental yang ada di dalam dirinya yang membuatnya terbelenggu dan menumbuhkan nilai-nilai positif sehingga dia bisa terbang bebas merealisasikan mimpinya. 

    Metode memotivasi diri sendiri adalah metode yang paling ideal. Metode ini praktis, murah dan mudah, tetapi dahsyat hasilnya. Selain metode memotivasi diri sendiri, manusia juga bisa termotivasi jika mendapat suntikan motivasi dari orang lain. Komunikasi adalah salah satu cara untuk menyuntikkan motivasi kepada orang lain. Metode yang paling cocok untuk menyuntikkan motivasi dalam komunikasi Islam adalah metode tabligh dan tabsyir.

5. Fungsi Sosialisasi

     Manusia dalam hidupnya tidak lepas dari berbagai macam kebutuhan. Banyak teori yang menjelaskan tentang teori kebuthan, dan diantara yang paling terkenal adalah teori Maslow. Dalam bukunya "Motivation and Personality", Maslow memberikan lima jenjang kebutuhan pokok manusia. Di antara lima jenjang kebutuhan itu, kebutuhan untuk disayangi oleh orang di sekitarnya ditempatkan oleh Maslow pada urutan ketiga. 

    Apapun komentar orang tentang teori ini, kebutuhan kita semua untuk bisa diterima dan dihargai. Tidak mungkin sosialisasi dilahirkan tanpa komunikasi. Dalam alQur'an, fungsi sosialisasi disebut dengan ta'aruf. Dan di dalam hadis, Rasulullah menyebutnya dengan mukhalathah. 20 Ta'aruf adalah salah satu metode komunikasi yang efektif. Dengan ta'aruf, hubungan antar manusia menjadi tersambung. Ta'aruf yang baik akan melahirkan keinginan untuk saling membantu bahkan sampai ke tingkat saling mengayomi.

6. Fungsi Bimbingan Di antara fungsi komunikasi adalah untuk membimbing manusia. Tidak semua kita mampu mebaca kemampuan kita sendiri, dan tidak semua kita mampu menyelesaikan masalah kita sendiri. Padahal hidup tidak pernah sepi dari masalah. Disinilah manusia memerlukan orang lain untuk membimbingnya mencari solusi atau mengarahkannya ke tempat yang tepat. Dalam istilah komunikasi Islam, fungsi bimbingan ini disebut dengan Irsyad. Ada empat fokus utama aktivitas komunikasi dalam membimbing seseorang : pertama, membimbing orang untuk melakukan perbuatan baik dan menangkal mereka untuk melakukan perbuatan yang negatif; kedua, memperbaiki atau memulihkan kondisi mereka yang sudah rusak; ketiga, mengarahakan orang untuk menemuukan potensi yang mereka miliki; dan keempat, mengembangkan potensi manusia agar lebih maksimal.

 Manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah, tetapi berpotensi menjadi rusak karena dalam diri manusia terdapat sifat fujur. Bimbingan akan berfungsi sebagai pencegahan jika dilakukan sejak dini sebelum seorang anak terkontaminasi dengan lingkungannya.

7. Fungsi Kepuasan Spiritual 

    Manusia terbentuk dari dua unsur, yang keduanya memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi. Tubuh memerlukan makanan, pakaian, tempat tinggal dan segala hal yang mendukung keselamatannya. Sedangkan kebutuhan ruh adalah berkomunikasi dengan Allah, Sang Pencipta. Ketika ruh bersambung dengan Sang Penciptanya, hati menjadi tenang. Al-Qur'an menyatakan bahwa sumber ketenangan hati adalah dzikir. Di antara metode memuaskan spiritual adalah dengan memberikan mau'idzah dan nasihat kepada mereka.

8. Fungsi Hiburan 

    Dalam hidup ini, kita hanya akan berhadapan dengan dua kemungkinan, yaitu bahaga atau sedih. Tidak ada orang yang seumur hidupnya hanya merasakan kebahagiaan. Suatu saat dia akan mengalami masa-masa berat dalam hidupnya. Tetapi tidak ada juga orang semasa hidupnya hanya merasakan penderitaan, pasti ada waktu-waktu dia bisa tertawa dan mengalami masa-masa bahagia. Ketika mendapatkan kebahagiaan, Islam mengajarkan kepada penganutnya agar mengucapkan syukur atas nikmat yang telah didapat. 

Dan kepada saudranya yag mengetahui temannya mendapatkan nikmat dianjurkan untuk menambah rasa bahagia saudaranya dengan mencupkan selamat kepadanya Selain rasa bahagia, kadang-kadang kita juga diselimuti oleh rasa takut. Takut kehilangan orang yang dicintai, takut dengan ketidak jelasan masa depan, takut kehilangan pekerjaan, takut kehilangan harta, dan seterusnya. Semua kita pasti merasa lelah. Kadang harus berhadapan dengan kesulitan, diuji dengan berbagai kasus, bahkan tidak jarang harus menderita. Dalam kondisi seperti itu, hati kita sangat perlu kepada hiburan. Hati yang terhibur akan membuat rasa takut menjadi hilang, lelah akan hilang, derita terobati, dan kondisi kita menjadi segar kembali.

    Komunikasi Islam memiliki banyak fungsi dalam penggunaannya oleh masyarakat luas. Beberapa fungsi komunikasi Islam adalah fungsi informasi diambil dari istilah naba’ dan khabar. Fungsi meyakinkan diambil dari metode hiwar dan jidal. Fungsi mengingatkan diambil dari metode tadzkir dan indzar. Fungsi memotivasi diperoleh dari metode tabligh dan tabsyir. Fungsi sosial di peroleh dari dari metode ta’aruf. Fungsi bimbingan dari metode irsyad dan wasiat. Fungsi kepuasan spiritual dari mau’idzah dan nasihat, dan terakhir fungsi hiburan diambil dari istilah idkhal al-surur. Di era digital, fungsi tersebut dengan mudah diterapkan karena mengikuti kemudahan yang diberikan kepada komunikator dan komunikan. Namun perlu adanya batasan-batasan yang harus dilakukan agar fungsi-fungsi komunikasi Islam yang diterapkan mampu membawa manfaat kepada diiri sendiri dan masyarakat secara umum dan terhindar hari hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya yang dianut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pelanggaran Etika Komunikasi